Blogger news

20 Okt 2014

Belum genap 6 tahun, berat Abigail sudah 28 kg Tiap hari jika dilihat perutnya Abigail, maka akan bertambah maju, seperti perut ayahnya. Abigail tidak mau dibilang gendut. Bila ada yang berkata Abigail kok gendut maka Abigail akan langsung menjawab, "Aku bukan gendut, aku montok".
Yaaaahh, gendut dan montok saudara dekat. :-)



Awalnya mam sendiri lupa, mengapa Abigail bisa terus bertambah montok, padahal ketika umur 1-3 tahun, Abigail tergolong anak yang kurus. Sampai-sampai ketika ditimbang dan dibandingkan dengan pita berat badan yang dari posyandu, berat Abigail di bawah pita berat ideal selama cukup lama. Waktu itu mama coba memberikan vitamin penambah nafsu makan dan itu efektif jika vitamin tersebut secara kontinu diberikan.

Yang mama ingat, berat Abigail terus melaju dengan pesat setelah mulai masuk sekolah. Mungkin di sekolah Abigail sangat menyenangkan untuknya.Ditambah kehadiran adik, Abigail bertambah senang. Jika orangtua lain pusing memikirkan anaknya susah makan, mama kebalikannya, pusing memberi alasanyang logis supaya Abigail tidak terus-terusan makan.

Ada seorang teman, ketika itu anaknya seumuran Abigail sekarang. Dia membatasi anaknya makan, supaya tidak kebablasan menjadi gemuk. Waktu itu saya berkata kepada teman saya kalau anak seusia anaknya adalah masa pertumbuhan dan tidak senang makan, biarkan saja. Nanti jika masuk Sekolah Dasar akan lebih sibuk dan lupa makan, si anak menjadi kurus. Contoh kasus adalah anak tetangga saya. Saya berkata demikian karena saat itu Abigail masih tergolong anak yang susah makan.  :-D

Saat ini, kasusnya menimpa Abigail. Tampaknya mama akan melakukan hal yang sama dengan teman mama itu. Mulai mengatur makanan yang dimakan Abigail, supaya tidak kebablasan gemuk hingga dewasa.