Blogger news

30 Mei 2012





Banyak faktor yang menjadi pemicu serangan kanker. Salah satu diantaranya adalah pola makan yang tak sehat! 
Bahkan konon di negeri Paman Sam sana, hasil penelitian menunjukkan kalau sepertiga dari kanker mematikan itu muncul lantaran kebiasaan tak sehat masyarakatnya dalam mengonsumsi makanan. 



Lantas bagaimana pula dengan kita di Indonesia? Setali tiga uang, alias tak jauh berbeda. Karenanya untuk pencegahan awal, ada baiknya kita melakukan diet yang baik dan benar seperti berikut ini:


1.Rajin mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Baik sayur maupun buah-buahan banyak mengandung serat, vitamin, mineral, antioksidan, serta phytochemical yang diyakini ampuh melindungi tubuh dari serangan kanker. Buah dan sayuran ini sangat berkhasiat dalam mengurangi resiko kanker paru-paru, payudara, usus, perut serta mulut dan tenggorokan


2.Membatasi konsumsi alkohol. Meski mengonsumsi alkohol dalam jumlah tertentu disebut-sebut bisa mencegah serangan jantung, namun tetap saja minuman yang satu ini memberikan bencana lain, seperti pemicu kanker mulut, hati, lidah dan usus! Karenanya bagi Anda penenggak alkohol, sebaiknya segera batasi jumlah yang dikonsumsi.




3.Kurangi makanan berlemak. Terutama yang berasal dari hewan. Perbanyaklah pasokan lemak tak jenuh tunggal sebagai bagian dari pasokan lemak secara menyeluruh. Sebaliknya kurangi pasokan lemak jenuh karena lemak tersebut merupakan pemicu terjadinya kanker payudara, usus, endometrial, paru-paru dan prostat.


4.Jangan terlalu banyak garam. Kebanyakan para pengidap kanker perut amat gemar makan makanan yang rasanya asin atau kaya akan garam. Karenanya kurangi pula mengonsumsi makanan yang sudah diawetkan. Pasalnya, proses pengawetan itu umumnya banyak menggunakan garam.


5.Makanlah makanan yang disimpan secara benar. Makanan yang disimpan pada tempat yang bersuhu hangat dan lembab, selain akan mengundang jamur dan mycotoxin, pun bisa memicu kanker hati.


6.Jadikan teh sebagai salah satu minuman favorit. Karena baik teh hijau maupun hitam itu mengandung senyawa polyphenol yang ampuh mencegah dan menghancurkan berkembangnya sel-sel kanker.


7.'Bersahabatlah' dengan kedelai. Beruntung, orang-orang Indonesia sudah sangat akrab dengan kedelai. Pasalnya kedelai cukup kaya akan substansi genistein yang merupakan salah satu keluarga isoflavone yang selama ini dikenal sebagai pencegah kanker.


8.Melahap bawang bombai dan bawang putih? Keduanya kaya akan organosulfur yang ampuh membunuh karsinogen potensial (penyebab kanker). Jelasnya lagi, ekstrak bawang putih berkhasiat memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker payudara, kulit dan usus.


9.Berhenti merokok! Pasalnya merokok menjadi salah satu pemicu kanker paru-paru yang terbukti sudah banyak menelan korban jiwa.